Edisi #3 Peningkatan Kapasitas Jajaran, Bawaslu Sulut Launching KEKER PEMILU 2026//
|
LOLAK,BAWASLUBOLMONG—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Persiapan kegiatan KEKER PEMILU 2026 (Konsolidasi, Edukasi, Kajian, Evaluasi, dan Regulasi Pemilu) tahun 2026, melalui daring zoom meeting, 15/10/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh, Erwin Sumampouw, Zulkifly Densi, kemudian didampingi oleh Kepala Sekretariat (Kasek) Bawaslu Sulut, Aldrin Christian dan Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran,Penyelesaian Sengketa Proses dan Hukum (P3SPH), Yenne Janis.
Sambutan pertama oleh Koordinator Divisi (Koordiv) Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan), Erwin Sumampouw, mengatakan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas bagi jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota ini bertajuk KEKER PEMILU.
Erwin mengatakan kalua makna dari KEKER ini lebih menekankan pada bagaimana sebagai pengawas pemilu meneropong atau fokus melihat dari jauh. Ini kemudian dikaitkan dengan tugas Bawaslu bahwa sejatinya berdiri sebagai Lembaga yang memantau atau mengawasi jalannya demokrasi.
Erwin sebut yang menjadi narasumber KEKER adalah Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Kabupaten/Kota se Sulut.
“iya, narasumbernya wajib dari Koordiv P3S selaku pembawa materi yang sudah kami siapkan, selanjutnya 2 anggota lainnya menjadi moderator dan penanggap”, cetusnya.
Dijelaskan, peserta dari kegiatan ini adalah 14 Bawaslu Kabupaten/Kota. Selanjutnya, Bawaslu setiap dari setiap Kabupaten/kota harus mengundang peserta dari eksternal.
“Silakan Bapak/Ibu Bawaslu Kabupaten/Kota mengundang peserta dari eksternal, 100 peserta juga bisa, pungkas Erwin.
Untuk Bawaslu Sulut, nantinya akan mengundang juga dari eksternal yaitu stakeholder, dosen, mahasiswa dari perguruan tinggi serta pemerhati pemilu.
Erwin menambahkan bahwa KEKER akan menghadirkan Koordiv Penanganan Pelanggaran (PP) dari Bawaslu Provinsi lain jadi pemantik, disesuaikan dengan ciri khas atau topik yang dibawakan.
Senada, Kasek Aldrin menyebut bahwa nantinya kegiatan ini akan berkembang menjadi prototype untuk kegiatan nasional.
“ini juga sudah melalui manajemen talenta, kegiatan pelatihan, bimtek, workshop yang sebelumnya kita hanya mengikuti dan kemudian selesai tanpa sertifikat atau piagam, kali ini kami siapkan”, imbuh Aldrin.
Oleh karena itu, lanjut Aldrin, seperti yang sudah disampaikan Koordiv tadi, di samping nantinya pemateri atau penanggung jawabnya dari kabupaten/kota, maka akan ada juga sekretariat yang memberikan dukungan.
"Tidak hanya terkait dengan teknis tetapi juga administrasi diselenggarakan dengan keterbatasan", tambah Aldrin.
Tempat yang sama, Ardiles Mewoh menuturkan kalau ini merupakan kegiatan serupa, yang sebelumnya ada BACERITA HPS, BAKU BEKENG PANDE,dan Edisi ketiga KEKER.
“intinya adalah untuk penguatan kelembagaan maupun peningkatan kapasitas jajaran. Dan semua ini dilakukan dengan kondisi keterbatasan atau efisiensi sehingga KEKER ini pure tidak ada pembiayaan”, tutupnya.
Sebagai informasi turut hadir juga yaitu Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow, Radikal Mokodompit, Akim Mokoagow, dan Neila Montolalu.
Informasi seputar tema dan jadwal kegiatan klik tautan berikut:
https://drive.google.com/file/d/12_PtdM90rM3-hl_yybrvYbaW27ptiS6M/view?usp=drivesdk
Redaksi: Humas Bawaslu Sulut.