Lompat ke isi utama

Berita

39 Peserta P2P Memasuki Post Test, Akim Berharap Peserta Menjadi Pelopor Dalam Menjaga Demokrasi Yang Jujur & Adil

-

LOLAK,BAWASLUBOLMONG --- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow terus mengajak peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), kepada 39 peserta yang tersisa, Rabu, 12/11/2025.

Meskipun beberapa di antaranya memiliki kendala jaringan dan kuota data internet, namun seluruh peserta terus memberikan perkembangannya melalui post test, salah satunya adalah yang berasal dari Dumoga III, Idul Yasri Koyongkam. 

Setelah hampir sebulan mengikuti P2P, wawasan dan pengetahuan soal kepemiluan justru mengalami peningkatan yang cukup baik. Dirinya memberikan tanggapan bahwa masuk sebagai peserta P2P, sangat menguntungkan baginya sebab menurutnya, pengawas partisipatif bukan hanya sebagai penonton melainkan menjadi pelaku dalam membangun demokrasi serta pemilu yang jujur dan adil.

"Ini adalah sebuah tantangan bagi kami peserta P2P, yang mana di kedepan nanti kita bukan hanya menghadapi masyarakat secara langsung melainkan tantangan teknologi yang semakin maju, iya, ini soal AI", ujarnya.

Idul berharap akan ada inovasi Bawaslu saat tahapan dimulai, sehingga meminimalisir terjadinya penggunaan video berbasis Artiffial Inteligence (AI) yang sudah marak di dunia maya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas & Humas (HP2H) memberikan tanggapan bahwa PR Bawaslu kedepan akan lebih rumit, karena yang di hadapi adalah pelanggaran yang bernunansa AI, yang kemudian merumitkan penanganannya.

"Bawaslu akan berupaya semaksimalkan mungkin untuk terus merangkul bukan hanya peserta P2P melainkan seluruh masyarakat untuk lebih pintar-pintar dalam memahami informasi di dunia internet", pungkas Akim.

Akim berharap di masa tahapan pemilu 2029 mendatang peserta P2P akan memberikan dampak yang positif bagi Bawaslu Bolmong serta menjadi pelopor untuk mencegah dan melaporkan dugaan pelanggaran yang terjadi.

Penulis : Humas Bawaslu Bolmong

Tag
Berita