Hasil Awasi Coktas, Bawaslu Bolmong Kantongi 6 Orang Data Pemilih Berada Di Luar Negeri//
|
LOLAKBAWASLUBOLMONG---Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) turut awasi proses pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas di wilayah Kecamatan Poigar, Kamis, 7/10/2025.
Pengawsan coklit terbatas (coktas) berlangsung di beberapa desa antara lain, Desa Gogaluman, Mariri II, Nanasi, Nonapan II, Poigar I, Poigar II, dan Tiberias. Coktas ini di lakukan dengan cara mengunjungi secara door to door rumah warga dan mengklarifikasi langsung keluarga yang menjadi tujuan coktas.
Adapun coktas dilakukan dengan metode verifikasi lapangan secara sampling, mengacu pada dokumen kependudukan yang dimiliki. Verifikator KPU Kabupaten Bolmong turun langsung menemui warga untuk memeriksa kesesuaian data, termasuk mengidentifikasi pemilih yang mengalami perubahan identitas, pemilih yang telah meninggal dunia, serta pemilih yang pindah domisili termasuk yang menjadi acuan adalah yang berada di luar negeri.
Tahapan ini menjadi langkah krusial untuk menghindari adanya data ganda, tidak valid, atau tidak sesuai dengan kenyataan.
Koordinator Divisi (Koordiv) Hukum, Pencegahan, Parmas & Humas, Akim E. Mokoagow sampaikan bahwa tujuan pengawasan coktas adalah memastikan proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sesuai dengan prosedur undang-undang.
"Soal pengawasan data pemilih adalah hal yang paling penting, sehingga butuh kesesuaian serta akurasi data yang tepat", sebut Akim.
Selain itu, Anggota KPU Kabupaten Bolaang Mongondow, Jalaludin Koesasi selaku Ketua Divisi (Kadiv) Perencanaan, Data, & Informasi, mengatakan kalau kegiatan Coktas tidak lepas dari upaya pihaknya dalam mendapat data pemilih yang sesuai. Sehingga nantinya saat dilangsungkan tahapan pemilu, data yang di peroleh benar-benar akurat.
“Ini sebagai komitmen kami (KPU Bolmong) untuk terus melangsungkan pengecekan lapangan secara berkelanjutan, memastikan data pemilih selalu mutakhir, akurat, dan inklusif di seluruh wilayah Kabupaten Bolmong,” tandasnya.
Ini juga Sebagai bentuk tanggung jawab administratif, coktas juga menjadi sarana KPU Kabupaten Bolmong untuk menyerap masukan dari masyarakat di lapangan terkait data pemilih. "Dengan demikian, hasil kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki data, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas penyelenggaraan pemilu", pungkas Koesasi.
Berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu Bolmong, jumlah data pemilih yang di peroleh adalah sebagai berikut: Meninggal 3 Orang, di Luar Negeri 6 orang yakni di Oman, Kairo, Suriname, Tokyo, Jeddah & Malaysia - menjadi anggota TNI 1 Orang dan menjadi anggota Polri 2 Orang.
Dengan data hasil pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan melaporkan apabila terdapat data pemilih yang sudah tidak sesuai atau perubahan data,untuk segera menyampaikannya kepada Bawaslu Bolmong melalui posko aduan masyarakat.
Penulis : Humas Bawaslu Bolmong