Paparkan Materi Manajemen ASN, Ari Berharap Peserta Orientasi Mampu Berkontribusi Secara Optimal//
|
LOLAK,BAWASLUBOLMONG---Kepala Subbagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses dan Hukum (P3SPH) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Adrianto Dupa, SKM,.M.Si sampaikan materi tentang manajemen kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui zoom meeting kepada peserta Orientasi PPPK Gelombang II Se - Sulawesi Utara (Sulut), pada Kamis, 30/7/2026.
Fokus materi adalah memberikan pemahaman komprehensif terkait manajemen kinerja ASN yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi kinerja.
Di jelaskan Adrianto Dupa bahwa manajemen kinerja merupakan instrumen penting dalam memastikan setiap ASN memiliki arah kerja yang jelas dan selaras dengan tujuan organisasi.
“iya, melalui manajemen kinerja yang baik, setiap pegawai dapat mengetahui target kerja yang harus dicapai serta bagaimana mengukur keberhasilannya secara objektif,” ujarnya.
Adrianto atau kerap disapa Ari ini merangkap juga sebagai Koordinator Sekretariat (Koorsek) Bawaslu Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Ia menekankan pentingnya penyusunan rencana kinerja dan indikator kinerja sebagai dasar dalam proses penilaian. Indikator tersebut harus mampu mencerminkan capaian kerja dari sisi kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu, sehingga dapat menjadi alat ukur yang efektif dalam evaluasi kinerja.
"pentingnya manajemen kinerja sebagai dasar dalam menjalankan tugas dan fungsi ASN secara efektif serta selaras dengan tujuan organisasi" sebut Ari.
“Manajemen kinerja ASN bukan hanya soal penilaian, tetapi bagaimana setiap pegawai mampu merencanakan, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan akuntabel,” timpahnya.
Lebih lajut, dijelaskan, penerapan manajemen kinerja yang baik akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta mendukung tugas pengawasan pemilu dan pemilihan yang menjadi mandat utama Bawaslu. Oleh karena itu, peserta PPPK diharapkan dapat beradaptasi dengan sistem kerja yang berbasis kinerja dan integritas.
"Ini sebagai bekal PPPK dalam memahami tugas, fungsi, serta nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi sebagai ASN di lingkungan Bawaslu, dan diharapkan seluruh peserta mampu berkontribusi secara optimal dalam mendukung kinerja kelembagaan", tutup Ari.
Redaksi : Humas Bawaslu Bolmong